Gianluigi Buffon Resmi Gabung PSG

Interbola - Penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon akhirnya memiliki klub baru setelah resmi bergabung ke PSG usai akhir musim kemarin meninggalkan Juventus.

Lewat laman resmi mereka, PSG menyebut bahwa Buffon sepakat menandatangani kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun lagi.

Sejak resmi meninggalkan Juventus, Buffon memang sudah dirumorkan menjadi incaran PSG. Sempat ada isu yang menyebut pria 40 tahun itu akan mendapat tugas di belakang layar, tapi kini dipastikan Buffon akan tetap melajutkan karier sepakbola profesionalnya.

 

Harry Kane Adalah Kapten Inggris yang Sempurna

Interbola - Kapten Inggris, Harry Kane, telah membuktikan dirinya bisa memimpin rekan-rekannya di Piala Dunia 2018. Eks pemain The Three Lions, Jamie Redknapp, bahkan tidak sungkan memberinya sebutan kapten yang sempurna.

Penyerang Tottenham itu tidak hanya mengemban tugas sebagai kapten, namun ia juga menjadi tukang gedor andalan Inggris. Dalam empat pertandingan, ia sukses membukukan empat gol dan menjadikannya sebagai striker paling subur di Piala Dunia hingga saat ini.

Dalam laga kontra Kolombia di babak 16 besar hari Rabu (4/7) kemarin, ia juga turut menyumbangkan satu gol melalui titik putih. Sayangnya, The Three Lions gagal mempertahankan keunggulan karena kebobolan gol penyama kedudukan dari bek Kolombia, Yerry Mina.

Kemampuan memimpin yang dipadukan ketajaman di depan gawang membuat Harry Kane seringkali mendapatkan banyak pujian. Dan kali ini Redknapp, yang pernah bermain untuk Inggris selama empat tahun, turut menyumbangkan kata-kata manisnya.

"Apa yang bisa saya tambahkan untuk Harry Kane? Dia fenomenal," ujar Redknapp seperti yang dikutip dari Talksport.

"Dia adalah kapten yang sempurna," tambahnya.

Harry Kane merupakan sosok yang rendah hati dan tidak banyak bertingkah di lapangan, baik bersama Inggris maupun Tottenham. Hal itulah yang membuat Redknapp terkesima dan menganggapnya sebagai panutan.

"Saya pikir Harry Kane telah menjadi panutan yang hebat, Saya melihat permainannya malam kemarin bersama anak-anak," lanjutnya.

"Dan dia adalah orang yang sangat baik dengan cara dirinya memimpin di dalam maupun luar lapangan. Dia pantas mendapatkan semua kesuksesannya pada saat ini," pungkasnya.

Pada musim ini, bersama Tottenham, ia telah mencatatkan total 48 penampilan di semua kompetisi. Selain itu, ia juga menyarangkan 41 gol dan menciptakan lima assist.

Ini Penyebab Tim Hebat Berguguran di Piala Dunia 2018 Rusia

Interbola - Mantan pemain Kroasia, Davor Suker turut berkomentar soal gugurnya beberapa tim besar dari Piala Dunia 2018 Rusia. Beberapa raksasa seperti Jerman, Spanyol, Argentina dan Portugal gugur di 16 besar. Sedangkan Italia dan Belanda bahkan tak sanggup menembus babak final Piala Dunia.

Jerman tampil buruk, tanpa arah, dan tersingkir di fase grup. Argentina terlalu mengandalkan seorang Lionel Messi, Portugal pun demikian dengan Cristiano Ronaldo-nya. Spanyol kehilangan gairah, bermain terlalu lambat.

Mencoba mencari alasan buruknya performa tim-tim raksasa tersebut, Suker awalnya mencoba menerka-nerka. Tetapi sekarang dia yakin penyebabnya adalah FIFA dan UEFA.

Menurut Suker, FIFA terlalu banyak menjadwalkan laga persahabatan. Di saat yang jadwal liga-liga domestik sangat ketat, dan UEFA menyelenggarakan Liga Champions dan Liga Europa.

Hal ini membuat pemain-pemain terbaik kelelahan. Mereka menghabiskan banyak waktu di perjalanan.

"Sesuatu terjadi pada tim-tim favorit. Saya berpikir soal Jerman, Argentina, dan Spanyol dan FIFA dan UEFA, kami harus mengecek jika kami bisa mengurangi jumlah pertandingan," ujar Suker di marca.

"Kami punya terlalu banyak pertandingan, laga persahabatan, liga domestik, dan saya tahu bahwa uang dan hak siar penting tetapi kami harus mengurangi jumlah laga."

Karenanya, juara Piala Dunia kali ini bisa ditentukan oleh hal-hal kecil seperti kekuatan mental dan fisik setiap pemain. Pemain-pemain yang beredar di Premier League mungkin sudah biasa mengatasi masalah ini, seperti yang dilakukan Inggris dan Belgia.

Gugurnya tim-tim favorit itu juga membuka peluang bagi tim lain yang belum pernah merasakan gelar juara seperti Kroasia atau Belgia.

Di saat yang sama, tiga senior Piala Dunia seperti Uruguay, Brasil, Prancis dan Inggris akan berjuang untuk menambah koleksi trofi mereka.

Kroasia Kian Percaya Diri Jadi Juara Baru Piala Dunia

Interbola - Bek timnas Kroasia, Domagoj Vida mengaku timnya sudah membidik final Piala Dunia 2018 Rusia dan menjadi juara baru. Menurutnya Kroasia saat ini begitu percaya diri setelah berhasil menembus perempat final alias delapan besar.

Kroasia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mencapai semifinal, torehan tertinggi mereka. Melihat pembagian bagan yang relatif mudah, Vida mengaku tidak ada satu pun pemain Kroasia yang meragukan kemampuan timnya.

Minggu (8/7) dini hari WIB mendatang Kroasia akan melawan Rusia di perempat final. Setelahnya, jika berhasil menang, mereka akan melawan pemenang antara Swedia atau Inggris. Artinya dua kemenangan lagi Kroasia bisa mencapai final

Perjalanan Kroasia menembus perempat final pun tidak mudah. Luka Modric dkk. harus mengalahkan Denmark lewat adu penalti di 16 besar. Kemenangan itu pun begitu penting bagi mental para pemain.

"Itu (laga vs Denmark) bukan permainan terbaik kami. Laga itu memberikan banyak tekanan, khususnya setelah kekalahan dari Portugal di Euro 2016. Kami sangat menginginkan kemenangan itu. Tidak mudah," ujar Vida dikutip dari fourfourtwo.

"Sekarang tekanan itu sedikit berkurang. Kami akan berusaha mengalahkan Rusia, dan dengan berkat Tuhan, melaju terus sampai akhir."

"Kami tidak berencana berhenti sekarang," sambungnya.

Kesuksesan Kroasia di Piala Dunia ini sungguh tak terduga. Sebab mereka hampir saja gagal lolos ke Rusia karena hanya menduduki peringkat keempat di kualifikasi. Beruntung mereka mampu lolos, dan setelah itu kepercayaan diri tim terus meningkat.

"Kami berada di situasi buruk di akhir kualifikasi tetapi kami tahu kualitas kami dan para pemain di tim kami."

"Dengan setiap kemenangan, kepercayaan diri kami tumbuh. Kami percaya kami bisa melaju sejauh mungkin di Rusia," tutup Vida.

Daftar Tim yang Gagal Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2018

Interbola - Babak 16 besar Piala Dunia 2018 telah menyajikan empat partai pertandingan yang sangat seru hingga hari Senin (2/7). Tim-tim unggulan seperti Portugal, Argentina, Spanyol dan Denmark dipastikan gagal lolos ke babak perempat final karena kalah pada babak 16 besar.

Argentina bersama Lionel Messi dkk. tak mampu berkutik ketika bertemu dengan Prancis. Pasukan Jorge Sampaoli harus menyerah dengan skor 3-4. Bocah belia Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk Prancis dalam laga tersebut.

Setelah Messi memastikan diri pulang dari Rusia, tim Cristiano Ronaldo menyusul. Portugal mengalami kekalahan ketika menghadapi Uruguay. Dalam laga tersebut, juara Euro 2016 tersebut kalah dengan skor 1-2.

Spanyol kemudian masuk dalam kotak setelah kalah dari tuan rumah Rusia. Bermain pada hari Minggu (1/7), Spanyol sebenarnya menguasai mayoritas pertandingan.

Namun Rusia mampu mengimbangi permainan Spanyol dan pertandingan harus ditentukan lewat babak adu penalti. Rusia menang dengan skor 4-3.

Denmark juga gagal lolos setelah kalah dalam adu penalti dari Kroasia setelah pertandingan di waktu normal berakhir dengan hasil imbang 1-1.

Berikut ini daftar tim yang memastikan diri tidak lolos ke babak perempat final.

Argentina
Portugal
Spanyol
Denmark

Sementara itu terdapat empat tim yang memastikan diri lolos ke babak perempat final, mereka adalah: Prancis, Uruguay, Rusia dan Kroasia.

Pada babak perempat final, Uruguay akan bertemu dengan Prancis. Pertemuan tersebut dipercaya  bakal berlangsung seru. Mbappe mungkin akan membuat kejutan lagi atau Edinson Cavani dkk. yang akan mengandaskan pasukan Didier Deschamp.

Sementara itu Rusia yang mengalahkan Spanyol di babak 16 besar akan bertemu dengan Kroasia. Dua kubu tersebut telah membuat kejutan sejauh ini. Siapa yang akan membuat kejutan lagi di babak perempat final nanti patut untuk dinantikan.

Delapan tim masih akan merebutkan empat tiket ke babak perempat final. Tim-tim tersebut adalah Brasil lawan Meksiko; Belgia lawan Jepang; Swedia menghadapi Swiss, Kolombia bertemu dengan Inggris.

Facebook Page